Anak Suka Sekali Masakan Papa

Beberapa orangtua khususnya para Papa yang suka memasak bisa membuat anaknya terselamatkan dari jajanan luar yang menyeramkan. Karena dengan anak suka masakan Papanya, mereka akan tertahan untuk jajan makanan di luar. Seperti apa tanggapan para Papa, simak berikut ini.

Sayur Jagung dan Otak-Otak Goreng

Fajril Toyo Soemanjaya, papa dari Fania Althafunissa Soemanjaya (2 tahun 10 bulan). “Saat jam makan siang, Fania minta dibuatkan sayur jagung dan otak-otak goreng. Saya lihat di kulkas ada otak-otak dan jagung yang sudah dipotong-potong. Saya berubah menjadi ‘koki’. Dengan pede saya rebus air dan irisan bawang merah, lalu masukkan jagung dan garam serta gula. Usai mendidih, saya angkat. Lalu menggoreng otak-otak. Akhirnya, Fania makan sayur jagung dan otak-otak goreng buatan ayah. Dia tertawa waktu ditanya apakah masakan Ayah enak atau tidak? Mungkin aneh rasanya.. he he he..”

Siap Bila Diminta Masak

Irfansyah Desriyanto, papa dari Aira (6). “Sejak resmi menjadi seorang ayah, saya bertekad untuk turut membantu istri dalam pengasuhan anak. Saya berusaha menjadi ayah siaga bagi Aira. Kapan pun ia butuh teman cerita atau bermain, saya siap menemani. Termasuk jika Aira meminta saya yang masak. Terbukti, ia suka sekali masakan saya.”

Dibawa Untuk Bekal

Danang, papa dari Ayasha (5), “Walau tubuh Ayasha kecil tapi makannya super lahap. Saya sering bikin nugget sendiri, ikan ­ llet digoreng tepung dan diberi saus teriyaki. Perkedel berbahan daging dengan saus hotdog atau ikan lele dibuat sup. Kalau masakan saya dibawa untuk bekal sekolah, teman-temannya berkomentar. ‘Katering masakan Papa Ayasha enak.’

Sarapan Omelette

Ady Mulyadi, papa dari Sarah Ashilla Naima (3,5), “Pada suatu pagi di akhir pekan, Sarah memintaku memasak omelette sebagai menu sarapan. Ia tak sabar untuk segera menyantap omelette buatanku. ‘‘Hmm.. enakkk, Bee’, kata Sarah. Alhamdulillah, makannya sangat lahap.”

Makanan yang sehat dan bergizi adalah hal penting untuk anak. Agar mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Untuk mendapatkan lebih mengenai resep masakan untuk anak simak situs makanan sehat untuk keluarga agar bisa masak beragam menu setiap hari untuk anak.

Orangtua Tinggi Tapi Anak Pendek Bagian 3

Selama penggunaan sesuai dosis dan indikasi, efek samping amat minim, seperti terjadi peningkatan gula darah. Karena itulah umumnya akan dilakukan kontrol setiap 3 bulan untuk pemeriksaan gula darah. Pemberian hormon pertumbuhan ini harus konsisten untuk mendapatkan hasilnya, tidak bisa hanya 1—2 bulan lalu dihentikan. Sebab, bila terhenti, maka pengobatannya tidak efektif. Padahal biayanya cukup mahal. Jika anak terdeteksi dini karena masalah hormonal, semakin mengalami ditangani maka akan semakin cepat bisa dimaksimalkan tinggi potensi genetik yang sebenarnya bisa dicapai anak.

* Kelainan tulang. Salah satu jenis kelainan tulang adalah akondroplasia yang menyebabkan tulang jadi lebih pendek sehingga tinggi badannya juga jadi pendek. Penyebabnya kelainan gen yang membuat pertumbuhan tulang sangat cepat sehingga tulang malah menjadi pendek-pendek. Untuk kasus tubuh pendek akibat kelainan tulang sayangnya belum ada terapi yang efektif. Salah satu negara yang menangani masalah ini dengan penggunaan growth hormon adalah Jepang.

* Kelainan kromosom (sindrom Turner). Jika terdapat anak perempuan pendek maka salah satu yang harus dipikirkan adalah sindrom Turner. Sindrom Turner ini disebabkan oleh kelainan kromosom, akibat hilangnya salah satu kromosom X atau salah satu kromosom X mengalami kelainan. Ingat bahwa perempuan normal itu memiliki dua kromosom X yang normal. Terapinya juga dengan growth hormone sesuai konsensus internasional.

Terapi growth hormone pada pasien sindrom Turner cukup efektif. Dalam satu tahun pertama terapi pertambahan tinggi badan bisa mencapai 9-10 cm. Terlepas entah anak itu tinggi atau pendek, yang pasti dimensi gerak pertumbuhan anak tetap harus seimbang antara tinggi badan, berat badan, dan ukuran lingkar kepala. Ini bisa dilihat dari kurva pertumbuhan yang bergerak sejajar. Orangtua juga perlu memiliki keyakinan bahwa meski tubuh anak pendek, ia normal dan bisa berprestasi. Anak juga perlu ditingkatkan kepercayaan dirinya, tentu.

Untuk menambah informasi mengenai dunia anak simak situs parenting dan dunia anak sehingga mendapatkan informasi lebih mengenai cara mendidik anak yang benar dan baik. Dengan begitu perkembangan fisik dan mental anak bisa berjalan dengan baik sampai mereka dewasa.

Orangtua Tinggi Tapi Anak Pendek Bagian 2

Sebaliknya, jika ada masalah pada hormon, gangguan hipotiroid, misalnya, bone age-nya akan terlambat dari usia anak. Contoh, usia anak 4 tahun namun bone agenya usia anak 1 tahun. Bila sudah terkonfmasi bahwa pendeknya anak diakibatkan oleh hormon (hipotiroid), barulah dokter akan mengupayakan terapi hormon.

Berikut beberapa kemungkinan penyebab tubuh pendek:

* Penyakit infeksi. Contoh, ada penyakit infeksi saluran kemih yang tak tertangani, gagal ginjal kronis sejak kecil, tuberkulosis, infeksi parasit/ cacingan, dan sebagainya. Untuk mengetahui perlu dilakukan pemeriksaan dan dilakukan pengobatan untuk mengatasi penyakitnya dulu. Setelah itu, bisa dilakukan terapi hormon pertumbuhan. Untuk kasus gagal ginjal kronis, tetap bisa dilakukan terapi hormon pertumbuhan (growth hormon). penanganan ini sudah diakui dan disetujui secara internasional.

* Kekurangan gizi. Anak pendek dan kurus juga bisa disebabkan kurang gizi (malnutrisi). Solusinya tentu dengan memperbaiki asupan gizi buah hati. Idealnya asupan gizi anak harus cukup dan seimbang. Tidak hanya salah satu zat saja yang diutamakan, kalsium, misalnya. kalsium memang penting untuk pertumbuhan tulang, namun tanpa vitamin D yang cukup, penyerapannya tak akan maksimal. Jika keduanya tercukupi, tetapi asupan protein anak kurang, juga tidak ada gunanya untuk pertumbuhan. Sekali lagi, semua zat gizi harus seimbang, tidak boleh kekurangan ataupun kelebihan.

* Masalah hormonal. Ada anak yang secara gizi baik dan tampak chubby, tetapi tubuhnya pendek. Untuk kasus ini perlu dipikirkan adanya masalah hormonal, misalnya kekurangan hormon tiroid (hipotiroid). hipotiroid bisa disebabkan faktor bawaan, keturunan, ataupun didapat (autoimun). pengobatannya dengan pemberian obat tiroid yang diminum setiap hari.

Untuk hipotiroid bawaan, konsumsi obat dilakukan seumur hidup. Sedangkan untuk kasus kekurangan hormon pertumbuhan, akan dilakukan pemberian hormon pertumbuhan yang disuntikkan setiap hari di bagian paha. Jangka waktunya bisa sampai bertahun-tahun. Dalam satu tahun, tinggi tubuh anak bisa bertambah 10—12 cm. Bagaimana dengan efek samping?

Perkembangan anak dari kecil hingga dewasa terkadang tidak terasa. Yang awalnya masih kecil dan hanya bermain tidak terkira sudah akan memasuki bangku kuliah. Agar anak bisa lulus tes perguruan tinggi berikan dia tambahan pelajaran di kursus pelatihan tes masuk universitas Internasional. Sehingga anak bisa lolos tes masuk di universitas luar negeri ternama dengan mudah.

Orangtua Tinggi Tapi Anak Pendek

Jika faktanya orangtua tinggi dan anak pendek, inilah berbagai kemungkinan penyebabnya. Apakah Mama papa pernah bertanya-tanya mengapa sang buah hati bisa bertubuh pendek dibandingkan teman-temannya? Wajar enggak sih tubuhnya yang pendek itu?

Sebelum menyimpulkan sendiri, sebaiknya orangtua juga melihat juga pada diri sendiri, apakah fisik papa dan mama termasuk dalam tinggi atau pendek. Penurunan genetik kepada anak menjadi salah satu faktor penyebab anak tumbuh tinggi atau memang pendek.

Setelah itu kita perlu tahu apakah si kecil benar-benar bertubuh pendek atau sekadar kurang tinggi (sesuai keinginan kita). Untuk melihatnya, kita bisa melihat grafk pertumbuhan tinggi badan yang ada pada kartu Menuju Sehat (kMS). Seorang anak dikatakan bertubuh pendek, bila ukuran tingginya berada di bawah persentil 3 grafk pertumbuhan atau di bawah 2 standar deviasi. Dan sebaliknya jika plus 2 diatas normal deviasi, maka anak bisa dikategorikan tinggi. kalau anak memang termasuk pendek, Mama papa bisa membawa si kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

POTENSI GENETIK

Untuk pemeriksaan awal umumnya dokter akan melihat potensi genetik anak berdasarkan tinggi kedua orangtuanya, termasuk masa pubertas kedua orangtuanya. potensi tersebut kemudian disandingkan dengan pertumbuhannya pada grafk. Jika memang tubuh si kecil pendek karena genetik, dokter akan melihat masalah gizinya. Bila memang baik, anak berarti berada dalam variasi normal. Pertumbuhan tingginya memang bagus akan tetapi perawakannya pendek dari genetiknya, sehingga tidak dapat diubah lagi. Karena itu tidak perlu pemeriksaan lebih lanjut.

PENYEBAB TUBUH PENDEK

Jika dokter menemukan pendeknya tubuh anak bukan karena genetik, akan diadakan pemeriksaan lanjutan untuk mencari penyebabnya. Umumnya pemeriksaan yang akan dilakukan adalah radiologi dengan foto tulang bagian tangan kirinya saja. Foto tulang ini untuk mengetahui usia tulang (bone age). Anak yang pendek karena variasi normal (salah satu orangtuanya pendek), maka bone age-nya akan sesuai usia.

Selain perkembangan tinggi badan, pendidikan juga penting untuk anak di usia dini, terutama pendidikan bahasa. Berikan anak pelatihan bahasa di lembaga les bahasa inggris online. Agar anak terbiasa berbahasa inggris dan berguna di kemudian hari.