Goa Jomblang Gunung Kidul Wisata Adrenalin

Di gunungkidul selain terkenal akan pantainya yang indah, kuliner jogja kripik walang, telah ditemukan sebuah goa yang letaknya tak jauh dari kawasan pegunungan karts yang ada di gunungkidul, Goa jomblang namanya.

goa jomblang

Diantara goa – goa yang lain, goa jomblanglah yang paling terkenal. Mulut goa jomblang berbentuk vertikal dengan jarak antara bibir goa dengan dasarnya bervariasi. Untuk memasuki goa jomblang membutuhkan kemampuan Single Rope Technique (SRT).

SRT adalah teknik untuk menuruni goa yang berbentuk vertikal dengan memakai satu tali sebagai lintasan yang nanti bertujuan dipakai untuk menuruni dan menaiki goa vertikal tersebut.

Bagi penjelajah alam pastinya sudah tahu langkah – langkah apa yang harus diambil dan bagaimana caranya memasuki dasar goa tersebut. Di goa jomblang terdapat empat jalur untuk memasuki dasar goa. Jalur yang pertama adalah jalur VIP.

Jalur vip adalah jalur yang paling mudah, disaat 15 m dilintasan pertama pada jalur ini sangat terjal dan masih bisa ditapaki kaki.

Peralatan SRT merupakan bagian terpenting dalam menjelajahi goa, maka dari itu peralatan SRT harus lengkap, karena peralatan tersebut akan menjamin keselamatan para penjelajah. Sisa jarak dengan dasar goa dapat ditempuh dengan menggunakan teknik SRT yaitu dengan meluncurkan tali sejauh sekitar 20 m.

Ketiga jalur goa jomblang yang lain medannya sangat sulit untuk dilalui, karena harus menggunakan tekhnik SRT. Teknik SRT ini ada 3 jalur yaitu untuk jalur pertama ketinggiannya mencapai 80 m, jalur ke dua ketinggiannya mencapai 60 m, dan jalur ketiga ketinggiannya mencapai 40 m.

Namun bagi penjelajah pemula yang ingin mencoba memasuki goa vertical diwajibkan melalui jalur VIP, tetapi bagi yang sudah ahli dalam menjelajahi goa vertical , ketinggian goa vertikal menjadi tatangan tersendiri bagi penjelajah alam dan keselamatan tetap menjadi nomor satu. Pada tahun 1984 ada sekelompok ASC yang dari jogja memasuki goa jomblang dan menjadi yang pertama memasuki goa jomblang. Goa jomblang ini berdiameter 50 m.

Banyak yang tidak tahu bahwa goa jomblang mempunyai sejarah yang sangat kelam. Di era tahun 1970 – 1980 an goa jomblang dijadikan tempat pembataian massal oleh orang – orang PKI.

Menurut cerita, ratusan anggota PKI di bunuh secara masal di goa jomblang, mereka dibunuh secara berkelompok dengan cara tangan saling terikat satu dengan lainnya dan setelah itu mereka disuruh berdiri di bibir goa kemudian salah satu diantara mereka ditembak dan jatuh ke goa dan yang lain ikut terjatuh ke goa tersebut.

Banyak kejadian – kejadian yang aneh yang muncul dari goa tersebut, sehingga membuat masyarakat yang tinggal disekitar goa menjadi takut akan cerita angker tersebut. Pada tahun 1990an ada penjelajah alam yang memasuki goa jomblang, namun pada saat itu juga penjelajah tersebut hilang dan tak pernah kembali lagi.

Baca Juga : Berwisata ke De Mata Trick Eye Museum

Akhirnya masyarakat menggelar doa bersama di goa tersebut, supaya tidak ada korban lagi. Sejak itulah goa jomblang tidak menelan korban lagi.

Mungkin bagi penjelajah pemula ingin memasuki dasar goa jomblang butuh tenaga yang ekstra karena tidaklah mudah untuk sampai ke dasar goa. Ditambah lagi, sebelum memasuki goa sudah mendengar cerita mistis tentang goa tersebut dan banyak rintangan yang harus di lalu untuk sampai ke dasar goa.

Tetapi sesampainya di dasar goa rasa lelah dan rasa takut yang tadi mengahampiri kita akan terbayarkankan dengan keindahan goa jomblang.

Didalam dasar goa banyak ditumbuhi tumbuhan – tumbuhan yang subur dan padi dinding kapur banyak tanaman perdu. Sebelum penjelajah melanjutkan perjalanan menelusuri goa, lebih baiknya jika kalian beristirahat sejenak di bilik bentukan alam.

Setelah tenaga sudah pulih kalian dapat menyusuri lorong – lorong goa jomblang, lorong – lorong goa jomblang tersebut yang menghubungkan dengan lorong – lorong goa vertrikal lainnya yang bernama goa grubug. Panjang lorong – lorong yang menghubungkan goa jomblang dan goa grubug sekitar 500 meter. Saat menyusuri lorong – lorong tersebut kalian harus hati – hati karena jalan setapak yang berbentuk bebatuan sangatlah licin dan udara di dalam goa sangat lembab.

Apabila kita sesampainya di dasar goa grubug tepat waktu pada pukul 13.00 WIB, kita akan melihat fenomena keindahan alam yang luar biasa eksotiknya, dimana di jam – jam tersebut sinar matahari menerobos masuk kedalam gelapnya dasar goa grubug dan dapat menyetuh stalagmit.

Di dalam goa grubug terdapat dua stalagmit yang cukup besar dan berwarna hijau kecoklatan dengan berdiri tegak di tengah dasar goa grubug. Stalagmit ini terbentuk dari tetesan air selama ribuan tahun.

Di sebelah utara dari stalagmit terdapat aliran sungai yang berasal dari kalisuci. Saya sarankan saat musim penghujan penjelajah dilarang menelusuri sungai tersebut karena derasnya air, namun apabila saat kemarau penjelajah boleh menelusuri sunga tersebut dengan menggunakan perahu karet. Aliran sungai tersebutlah yang menghubungkan goa – goa yang ada di pegunungan karts.

Goa jomblang berada di dusun jetis wetan, kecamatan semanu, kabupaten gunungkidul daerah istimewa yogyakarta yang berjarak 10 km dari kota wonosari. Akses jalan menuju goa jomblang menggunakan kendaraan umum. Dari terminal giwangan kita naik bis jurusan jogja – wonosari simpang lima wonosari – kecamatan semanu – sampailah kita di jetis, sesampainya dijetis kita dapat menitipkan barang – barang kita dirumah pak dukuh. Jarak rumah pak dukuh dengan goa jomblang 3 km. Untuk memasuki goa jomblang gratis, tidak dipungut biaya sedikitpun.

Kepala dukuh dan istrinya akan selalu menyambut setiap tamu yang datang kerumahnya. Rumah pak dukuh sudah lama dijadikan tempat persinggahan oleh anak – anak penjelajah alam untuk menitipkan barang, sebelum barang tersebut dibawa ke goa.

Tak hanya menyediakan rumahnya sebagai penitipan barang, pak dukuh beserta istrinya juga menyambut tamunya dengan membuatkan minuman hangat sebagai melepas lelah. Pak dukuh juga mempersilahkan kepada mereka yang ingin menggunakan kamar mandi setelah seharian menyusuri goa.

Karna pak dukuh dan beserta istrinya telah berbaik hati dan membuka pintu rumahnya bagi siapa saja yang ingin bertamu, maka para penjelajah memberikan sejumlah uang dengan sukarela dan seikhlasnya.

Gimana nih, mau berpetualang menyusuri eksotisnya goa ini? Yuk pilih paket tour jogja bersama jpswisata.com

Berwisata ke De Mata Trick Eye Museum

Yogyakarta seakan tidak ada matinya mendatangkan spot-spot wisata. Sesudah meningkatkan wisata alam, hadirnya wisata museum yang dengan ide berlainan dari museum-museum yang lain. Namanya ialah De Mata Trik Eye Museum.

De Mata Trik Eye Museum adalah museum yang berisi beberapa ratus lukisan 3D (tiga dimensi). Hadirnya De Mata Trik Eye Museum ini di Yogyakarta pasti jadi daya tarik tesendiri buat wisatawan daerah ataupun luar daerah, baik wisatawan dalam negeri ataupun luar negeri.

Ingin mengunjungi berbagai tempat wisata di Jogja, alangkah baiknya menggunakan penyedia jasa perjalanan wisata yang terpecaya. Salah satunya adalah TriJogja.co.id yang merupakan penyedia jasa Paket Wisata di Jogja yang sudah malang melintang di dunia travel agent wisata.

Wisata ke De Mata Trik Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum
De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trik Eye Museum yang mengangkat ide lukisan 3D ini ada di tempat dengan seluas 1.500 m2. Ada seputar 120 lukisan 3D dimana setiap saat tiap-tiap lukisan yang ada akan ditukar dengan lukisan-lukisan 3D yang baru. Betul-betul fantastis sekali.

Baca juga : Wisata Air Terjun Lepo Dlingo Jogja

Tidak semua lukisan-lukisan yang ada di museum ini berbentuk lukisan tangan, ada pula beberapa lukisan yang lain yang berbentuk hasil olahan dari print digital. De Mata Trik Eye Museum begitu recommended untuk kamu beberapa penggemar selfie serta photografi.

Ada beberapa jenis topik lukisan di De Mata Trik Eye Museum. Ada beberapa tokoh terpenting yang dilukis tiga 3D yang begitu mirip dengan bentuk aslinya. Wisatawan dapat berfoto bersama dengan seakan-akan tengah berfoto dengan tokoh riil. Topik lukisan 3D (tiga dimensi) yang lain yakni ada topik superhero, alam, binatang, berolahraga, roman, ornament serta sirkus. Bahkan juga lukisan-lukisan 3D bertopik Tamansari serta pagelaran keraton ada juga di sini. Sebab kekhasan serta kekreatifannya ini, pada bulan januari 2014, De Mata Trik Eye Museum mendapatkan penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia). Lukisan-lukisan 3D yang ada di museum ini adalah hasil karya Petrus Kusuma.

Lokasi De Mata Trik Eye Museum

Tempat De Mata Trik Eye Museum terdapat di XT Square, pada bagian Gedung Umar Kayam (Lantai Lantai dasar), persisnya di Jln. Veteran, Umbulharjo, Yogyakarta. Museum yang berdiri tanggal 22 Desember 2013 ini membuka dari jam 10 pagi sampai 8 10 malam.

Rute Ke arah De Mata Trik Eye Museum

Rute ke arah De Mata Trik Eye Museum tidak begitu susah. Kamu langsung bisa tujukan kendaraanmu dari pusat Kota Yogyakarta ke arah Keraton, sesudah itu ke arah arah alun-alun selatan atau Alkid (alun-alun kidul). Lalu masuk ke Jln. MT. Haryono, Jln. Mayjen Sutoyo, Jln. Kolonel Sugiyono, Jln. Menteri Supeno, Jln. Veteran serta sampailah di XT Square. Nah, jika kamu Ringroad Selatan, kamu dapat ambil rute ke arah arah Jln. Pramuka, Jln. Pelopor Kemerdekaan, Jl. Veteran, hingga kemudian datang di XT Square.

Tiket Masuk Ke arah De Mata Trik Eye Museum

Wisatawan yang tertarik bertandang ke De Mata Trik Eye Museum dipakai ticket masuk seharaga Rp50.000. Bila kamu ingin memperoleh ticket terusan, kamu dapat beli ticket seharga Rp 120.000. Di museum unik ini pula ada bahagia hour dengan cost ticket yang lebih ekonomis, yakni: Rp30.000 untuk hari senin sampai jumat dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Butuh dicatat, harga ticket bahagia hour ini tidak belaku untuk hari libur atau tanggal merah. Oh iya, buat wisatawan yang tengah ulang tahun tidak dipakai cost untuk ticket masuk alias gratis dengan tunjukkan kartu jati diri.

Nah, bagaimana rekan-rekan? Tentu tertarik kan bertandang ke De Mata Trik Eye Museum. Mudah-mudahan info ini dapat meningkatkan reperensi tujuan wisata kamu, terutamanya untuk kamu yang yang akan liburan ke Yogyakarta. Konsepnya yang unik serta nyentrik jadi magic tertentu buat De Mata Trik Eye Museum.

Megahnya Air Terjun Kedung Kayang Magelang

Di luar kawasan Jogja terdapat banyak sekali objek wisata yang menarik dan indah. Salah satu kawasan yang terkenal dengan objek wisatanya adalah Kabupaten Magelang. Kabupaten ini memiliki objek-objek wisata favorit seperti Candi Borobudur, Rafting Sungai Elo dan Progo, Ketep Pass, serta Air Terjun Kedung Kayang. Destinasi wisata tersebut sangat disukai oleh wisatawan yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Air Terjun Kedung Kayang merupakan air terjun paling terkenal di Magelang. Lokasinya sekitar 55 Km dari Kota Jogja. Cukup jauh memang tetapi air terjun ini layak untuk didatangi karena keindahan alamnya yang sangat menggagumkan. Kedung Kayang berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Boyolali diantara lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Setiap harinya banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata ini.

Saat tiba di lokasi wisatawan bisa memilih jalur yang mereka inginkan. Jalur pertama adalah turun menuju sungai di bawah air terjun. Di sini pengunjung akan menyaksikan pemadangan air terjun yang gagah mengucurkan airnya dari ketinggian sekitar 40 meter. Efeknya tentu luar biasa dimana cipratan air akan terasa hingga radius beberapa meter. Jika tidak ingin turun terdapat jalur lainnya dimana wisatawan menaiki sungai di atas air terjun. Di tempat ini wisatawan bisa menyaksikan air terjun dari atas yang pastinya cukup mengerikan tetapi juga indah.

Lokasi Air Terjun Kedung Kayang:

Air Terjun Kedung Kayang berada di Jalan Ketep Pass, Wonolelo, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya cukup jauh dari Kota Jogja, diperlukan waktu sekitar 1,5 – 2 jam untuk tiba dilokasi ini mengunakan kendaraan pribadi. Bagi wisatawan yang ingin berwisata di tempat ini dapat sewa mobil untuk bisa ke tempat ini. Jika datang dalam jumlah besar bisa sewa bus wisata di Jogja dan menjadikanya paket wisata murah Jogja.

Tiket dan Jam Buka Air Terjun Kedung Kayang:

Kedung Kayang buka setiap hari dan dan tidak ada jam operasionalnya tetapi lebih baik datang saat masih terang agar lebih aman. Tiket masuk kasawan ini Rp. 4.000,- per orang yang mana sangat terjangkau.

Tips Wisata Air Terjun Kedung Kayang:

  1. Gunakan pakaian yang enak dipakai di tempat terbuka.
  2. Pakailah alas kaki yang enak berjalan untuk trekking.
  3. Jangan lupa memotret setiap momen spesial di tempat ini.
  4. Jangan lupa bawa baju ganti jika ingin basah-basahan.
  5. Jangan merusak fasilitas di kawasan ini.
  6. Jagalah kebersihan kawasan wisata.