Berwisata ke De Mata Trick Eye Museum

Yogyakarta seakan tidak ada matinya mendatangkan spot-spot wisata. Sesudah meningkatkan wisata alam, hadirnya wisata museum yang dengan ide berlainan dari museum-museum yang lain. Namanya ialah De Mata Trik Eye Museum.

De Mata Trik Eye Museum adalah museum yang berisi beberapa ratus lukisan 3D (tiga dimensi). Hadirnya De Mata Trik Eye Museum ini di Yogyakarta pasti jadi daya tarik tesendiri buat wisatawan daerah ataupun luar daerah, baik wisatawan dalam negeri ataupun luar negeri.

Ingin mengunjungi berbagai tempat wisata di Jogja, alangkah baiknya menggunakan penyedia jasa perjalanan wisata yang terpecaya. Salah satunya adalah TriJogja.co.id yang merupakan penyedia jasa Paket Wisata di Jogja yang sudah malang melintang di dunia travel agent wisata.

Wisata ke De Mata Trik Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum
De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trik Eye Museum yang mengangkat ide lukisan 3D ini ada di tempat dengan seluas 1.500 m2. Ada seputar 120 lukisan 3D dimana setiap saat tiap-tiap lukisan yang ada akan ditukar dengan lukisan-lukisan 3D yang baru. Betul-betul fantastis sekali.

Baca juga : Wisata Air Terjun Lepo Dlingo Jogja

Tidak semua lukisan-lukisan yang ada di museum ini berbentuk lukisan tangan, ada pula beberapa lukisan yang lain yang berbentuk hasil olahan dari print digital. De Mata Trik Eye Museum begitu recommended untuk kamu beberapa penggemar selfie serta photografi.

Ada beberapa jenis topik lukisan di De Mata Trik Eye Museum. Ada beberapa tokoh terpenting yang dilukis tiga 3D yang begitu mirip dengan bentuk aslinya. Wisatawan dapat berfoto bersama dengan seakan-akan tengah berfoto dengan tokoh riil. Topik lukisan 3D (tiga dimensi) yang lain yakni ada topik superhero, alam, binatang, berolahraga, roman, ornament serta sirkus. Bahkan juga lukisan-lukisan 3D bertopik Tamansari serta pagelaran keraton ada juga di sini. Sebab kekhasan serta kekreatifannya ini, pada bulan januari 2014, De Mata Trik Eye Museum mendapatkan penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia). Lukisan-lukisan 3D yang ada di museum ini adalah hasil karya Petrus Kusuma.

Lokasi De Mata Trik Eye Museum

Tempat De Mata Trik Eye Museum terdapat di XT Square, pada bagian Gedung Umar Kayam (Lantai Lantai dasar), persisnya di Jln. Veteran, Umbulharjo, Yogyakarta. Museum yang berdiri tanggal 22 Desember 2013 ini membuka dari jam 10 pagi sampai 8 10 malam.

Rute Ke arah De Mata Trik Eye Museum

Rute ke arah De Mata Trik Eye Museum tidak begitu susah. Kamu langsung bisa tujukan kendaraanmu dari pusat Kota Yogyakarta ke arah Keraton, sesudah itu ke arah arah alun-alun selatan atau Alkid (alun-alun kidul). Lalu masuk ke Jln. MT. Haryono, Jln. Mayjen Sutoyo, Jln. Kolonel Sugiyono, Jln. Menteri Supeno, Jln. Veteran serta sampailah di XT Square. Nah, jika kamu Ringroad Selatan, kamu dapat ambil rute ke arah arah Jln. Pramuka, Jln. Pelopor Kemerdekaan, Jl. Veteran, hingga kemudian datang di XT Square.

Tiket Masuk Ke arah De Mata Trik Eye Museum

Wisatawan yang tertarik bertandang ke De Mata Trik Eye Museum dipakai ticket masuk seharaga Rp50.000. Bila kamu ingin memperoleh ticket terusan, kamu dapat beli ticket seharga Rp 120.000. Di museum unik ini pula ada bahagia hour dengan cost ticket yang lebih ekonomis, yakni: Rp30.000 untuk hari senin sampai jumat dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Butuh dicatat, harga ticket bahagia hour ini tidak belaku untuk hari libur atau tanggal merah. Oh iya, buat wisatawan yang tengah ulang tahun tidak dipakai cost untuk ticket masuk alias gratis dengan tunjukkan kartu jati diri.

Nah, bagaimana rekan-rekan? Tentu tertarik kan bertandang ke De Mata Trik Eye Museum. Mudah-mudahan info ini dapat meningkatkan reperensi tujuan wisata kamu, terutamanya untuk kamu yang yang akan liburan ke Yogyakarta. Konsepnya yang unik serta nyentrik jadi magic tertentu buat De Mata Trik Eye Museum.

Megahnya Air Terjun Kedung Kayang Magelang

Di luar kawasan Jogja terdapat banyak sekali objek wisata yang menarik dan indah. Salah satu kawasan yang terkenal dengan objek wisatanya adalah Kabupaten Magelang. Kabupaten ini memiliki objek-objek wisata favorit seperti Candi Borobudur, Rafting Sungai Elo dan Progo, Ketep Pass, serta Air Terjun Kedung Kayang. Destinasi wisata tersebut sangat disukai oleh wisatawan yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Air Terjun Kedung Kayang merupakan air terjun paling terkenal di Magelang. Lokasinya sekitar 55 Km dari Kota Jogja. Cukup jauh memang tetapi air terjun ini layak untuk didatangi karena keindahan alamnya yang sangat menggagumkan. Kedung Kayang berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Boyolali diantara lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Setiap harinya banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata ini.

Saat tiba di lokasi wisatawan bisa memilih jalur yang mereka inginkan. Jalur pertama adalah turun menuju sungai di bawah air terjun. Di sini pengunjung akan menyaksikan pemadangan air terjun yang gagah mengucurkan airnya dari ketinggian sekitar 40 meter. Efeknya tentu luar biasa dimana cipratan air akan terasa hingga radius beberapa meter. Jika tidak ingin turun terdapat jalur lainnya dimana wisatawan menaiki sungai di atas air terjun. Di tempat ini wisatawan bisa menyaksikan air terjun dari atas yang pastinya cukup mengerikan tetapi juga indah.

Lokasi Air Terjun Kedung Kayang:

Air Terjun Kedung Kayang berada di Jalan Ketep Pass, Wonolelo, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya cukup jauh dari Kota Jogja, diperlukan waktu sekitar 1,5 – 2 jam untuk tiba dilokasi ini mengunakan kendaraan pribadi. Bagi wisatawan yang ingin berwisata di tempat ini dapat sewa mobil untuk bisa ke tempat ini. Jika datang dalam jumlah besar bisa sewa bus wisata di Jogja dan menjadikanya paket wisata murah Jogja.

Tiket dan Jam Buka Air Terjun Kedung Kayang:

Kedung Kayang buka setiap hari dan dan tidak ada jam operasionalnya tetapi lebih baik datang saat masih terang agar lebih aman. Tiket masuk kasawan ini Rp. 4.000,- per orang yang mana sangat terjangkau.

Tips Wisata Air Terjun Kedung Kayang:

  1. Gunakan pakaian yang enak dipakai di tempat terbuka.
  2. Pakailah alas kaki yang enak berjalan untuk trekking.
  3. Jangan lupa memotret setiap momen spesial di tempat ini.
  4. Jangan lupa bawa baju ganti jika ingin basah-basahan.
  5. Jangan merusak fasilitas di kawasan ini.
  6. Jagalah kebersihan kawasan wisata.