Inilah 4 Tahap Menulis Posting Blog Yang Benar

4 Tahap Menulis Posting Blog Yang Benar

Menulis posting situs berlainan dengan membuat artikel di koran atau membuat artikel berita. Blogging itu kesannya benar-benar personal serta umumnya panjang tulisan benar-benar ngepas plus tidak menjemukan.menyebalkan sebab pembaca di Internet itu umumnya speed reader alias tidak kerasan lama-lama baca satu.

Di situs ini saya sedikit menulis, baru 18 post (waktu posting ini disebarkan). Tapi dari pertama ngeblog, menulis buku, serta sampai saat ini saya telah memperoleh feel blogging serta akan saya bikin di sini.

4 Tahap Menulis Posting Blog Yang Benar
4 Tahap Menulis Posting Blog Yang Benar

Pemula yang menulis situs akan rasakan yang namanya kekakuan menulis.

Waktu kamu menulis, kamu akan sulit menghasilkan beberapa kata atau kalimat untuk dirangkai jadi post. Tips-nya sich kamu harus seringkali baca apa pun baik artikel, situs orang, atau buku untuk naikkan daftar kalimat dan kata. Tapi terkadang baca banyak, masih saja sulit membuat 1 posting jadi bagus atau justru menulis demikian singkat.

Butuh Jasa SEO untuk website anda? Hubungi kami Website Riau sebagai penyedia Jasa SEO Pekabaru dan sekitarnya.

Bila alami hal semacam itu, saya memiliki 4 step posting situs yang benar versus saya :

Yang penting topiknya, gausah draft

Kamu sudah tahu kan apa yang butuh dicatat, jadi semestinya tidak perlu membuat draft apa yang akan dicatat terlebih dulu seperti kerangka karangan yang diajari Guru Bahasa Indonesia dahulu.

Jika menggunakan draft seperti mengarang, kamu akan kesusahan mengakhiri satu posting. Saya sendiri berdasar sama judul yang saya membuat serta bekasnya saya catat merujuk pada judul itu.

Jangan kerjakan beberapa ketentuan tulisan ilmiah atau akademik waktu menulis situs, menurut saya tak perlu benar-benar sebab malah membuat kamu lama selesainya. Blogging itu bebas tanpa ada ketentuan, menulislah semerdeka mungkin.

Selanjutnya, catat terus sampai usai

Bila sudah mengetahui judulnya apa, kamu harus catat sampai usai. Yang saya sarankan sich minimum 500 kata ya, sebab kurang dari itu demikian singkat. Jangan jadi penulis sekaligus juga tukang ubah sebab itu satu diantara penghalang kamu mengakhiri tulisan.

Koreksi itu diatasi sesudah tulisan kamu usai dicatat, bukan waktu kamu menulis. Penulis sekelas Dewi Lestari pun tidak dapat membuat tulisannya prima dalam sekali catat tanpa ada ubah. Jadi stop ngedit waktu menulis, teruskan sampai selesai!

Baca juga : Pengertian Website dan Fiturnya

Tulisan telah usai? Ubah!

Nah waktu tulisannya telah usai, baru ubah habis-habisan semua. Lihat kalimat per kalimat, apa telah pas dalam tempat itu. Coba cek adakah kalimat yang sebetulnya tidak efisien, dalam pengertian sebetulnya ada atau mungkin tidak ada karena itu arah serta maksudnya masih dapat diolah. Oleh karenanya kamu harus lakukan pemotongan kalimat dan kata bila tidak efisien.

Jangan pernah lupa untuk membaca keseluruhnya posting situs kamu, apa sudah merujuk sama judulnya? jangan pernah tulisan meleset dari judul (Judulnya bicarakan A tetapi kamu nulisnya A sampai Z)

Inget! Gambar Itu Benar-benar Penting

Posting type apa pun memerlukan satu visual alias gambar atau video. Gambar itu penting dalam menarik pembaca ke satu post. Apa pokoknya image? akan saya ulas di tulis “Mengapa kamu harus imbuhkan gambar di post? serta bagaimana memaksimalkannya?”.

Bila kamu lihat di tiap posting saya memiliki kandungan minimum 2 gambar. Bahkan juga “Featured Picture” saya modif sendiri supaya kelihatan cantik. Ini hanya sebab dedikasi saya dalam membuat satu post.

Semakin bagus bila tiap gambar kamu ialah dokumentasi pribadi. Karena itu itu bisa jadi nilai plus tertentu untuk situsnya sebab kamu bukan sekedar main comot gambar orang atau cari gambar tidak berlisensi di internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *